Reposisi dan Revitalisasi Pemuda Muslim
Reposisi dan Revitalisasi Pemuda Muslim

























Strategi Barat untuk meliberalkan anak2 & pemuda muslim nampak pada dokumen “plan of action to prevent violent extremist” yang diadopsi PBB dan diluncurkan pada 12 Februari 2016 lalu dan Ada dua hal harus kita kritisi disana. Pertama, adanya upaya untuk menjauhkan pemuda Muslim dari pemahaman #Islam yang benar. Kedua, adanya upaya untuk merampas potensi & vitalitas pemuda Muslim untuk melestarikan hegemoni Barat (khsusnya AS) yg berada di belakang PBB.

Upaya untuk menjauhkn pemuda Muslim dari pemahaman #Islam yg benar nampak pada rencana aksi pemberdayaan pemuda dalam mencegah kekerasan ekstrimis. Sekjen PBB mengingatkn hasil deklarasi pemuda di Amman 2015 bahwa pemuda harus menjadi pionir perdamain dunia & aktif mencgah kekerasan ekstrimis Tetapi sebelumnya, barat telah membuat narasi bahwa pelaku kekerasan adalah kelompok #Islam. Mulai dari pengeboman gedung World Trade Center pada tahun 2001 hingga peristiwa Paris attack, bom Ankara, bom Sarinah, dan terakhir bom Brussel di tahun ini, pelakunya dialamatkan kepada kelompok #Islam. Dan strategi barat untuk menghadapi kekerasan ekstrimis tidak lagi dengan perang fisik, melainkan dengan pemikiran dan politik Atas saran Rand Corporation, maka AS membentuk jaringan muslim moderat sebagai mitranya. Dan mitra prioritas itu termasuk akademisi muslim liberal dan sekuler, serta intelektual dan ulama muda yang moderat.

Baca selengkapnya : http://www.tantowijauhary.com/2016/05/reposisi-dan-revitalisasi-pemuda-muslim.html
 
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
 
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.