SUDUT PANDANG
SUDUT PANDANGOleh Ust. Choirul Anam

Fakta atau obyek yang sama akan tampak berbeda jika dilihat dengan sudut pandang yang berbeda.Perbedaan ini bukan terletak pada tinggi dan luasnya ilmu seseorang. Perbedaan ini semata-mata muncul karena memang perbedaan sudut pandang.
Bagi seorang muslim, yang menjadikan Islam sebagai sudut pandangnya, pasti akan berbeda dalam menafsirkan suatu fakta, jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak menjadikan Islam sebagai sudut pandangnya.

Pembahasan tentang: Apakah pemimpin pemerintahan harus Islam atau boleh orang kafir? Apakah sistem pemerintahan Islam harus Khilafah atau boleh kerajaan dan demokrasi?

Pembahasan tentang hal ini adalah pembahasan tentang sudut pandang, bukan pembahasan masalah teknis prosedural. Maka dapat dipastikan seorang muslim dengan sudut pandang Islam pasti berbeda dengan non-muslim atau muslim tapi dengan sudut pandang bukan Islam.

Perbedaan ini tak akan bisa diselaraskan dengan debat, apalagi hanya saling ejek. Debat dan saling ejek bahkan hanya akan membawa situasi semakin memanas. Perbedaan ini hanya dapat diselaraskan jika sudut pandang dapat disatukan.

Memang harus diakui banyak umat Islam yang tidak menjadikan Islam sebagai sudut pandang. Inilah yang menjadi tantangan luar biasa dalam unifikasi umat Islam.Menyelaraskan sudut pandang adalah satu hal tersulit dari hal-hal yang sulit. Dan untuk mengubah sudut pandang kuncinya hanya ketaqwaan, ketulusan dan keistiqomahan. Sekali lagi ini bukan masalah banyaknya hafalan alquran atau hadits atau kefasihan bahasa Arab, tetapi masalah perbedaan sudut pandang. Dan ini merupakan masalah yang sangat fundamental.



Wallahu a'lam.
 
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
 
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.