Kerinduan Aku, Kamu, Kita Semua Ummat Islam Dibawah Naungan Al-Liwa' dan Ar-Rayah
Kerinduan Aku, Kamu, Kita Semua Ummat Islam Dibawah Naungan Al-Liwa' dan Ar-Rayah

Oleh : Berta Liandri (Ketua Bagian P&K LDK UMMI)

Islam pernah menjadi rahmat semesta alam dengan nyata, kenapa tidak, saat itu islam dijadikan pedoman hidup yang di emban oleh individu yang bertaqwa, masyarakat yang bertaqwa, hingga yang menjadi bukti adalah negara yang mengemban islam sebagai pedoman untuk mengaturya, yaa undang-undang nya adalah al-qur'an dan sunnah.

Implikasi dari semuanya ini pun sangat nyata, islam pernah gemilang dengan menaungi dunia 2/3 luasnya selama lebih daari 13 abad lamanya, islam mampu gemilang dipelbagai aspek

diaspek ilmu dan teknologi islam sangat terdepan dibanding eropa, diaspek sosial budaya islam sangat unggul, diaspek pendidikan sungguh tak diragukan lagi betapa banyaknya para ilmuwan besar terlahir dalam peradaban islam, diaspek politik, keamanan hingga seluruh aspek kehidupan, islam mampu mengaturnya dengan begitu komperhensif dan universal semua itu lahir dalam institusi islam yang bernama Khilafah Islamiyah

itulah peradaban islam namanya, peradaban yang dibawah panji dan bendera rasulullah bernama Al-liwa' dan Ar-rayah, karena Al-Liw dan ar-Ryah merupakan simbol kenegaraan Rasulullah saw. Hal itu ditandai dengan praktik Rasulullah saw. sebagai kepala negara, sekaligus komandan pasukan perang yang menjadikan al-Liw di tangannya, semisal ketika Fathu Mekkah; atau secara resmi memberikan mandat al-Liw dan ar-Ryah kepada orang pilihan yang diamanahi memimpin pasukan perang.

Di antara dalilnya adalah sabda Rasulullah saw. ketika Perang Khaibar, Sungguh aku akan memberikan ar-Ryah kepada seseorang, ditaklukkan (benteng) melalui kedua tangannya, ia mencintai Allah dan Rasul-Nya, Allah dan Rasul-Nya pun mencintainya. (HR Muttafaqun alayh).

Hari ini kita terlena dengan bendera dari nation state kita masing-masing, kita bangga dengan nasionalisme kita, naudzubillah padahal kita telah menyaksikan betapa ketika tidak adanya persatuan ummat islam kita tdk bisa berbuat lebih untuk menolong saudara kita yang ada di palestin, suria, rohingya, dan di negeri kita sendiri pun kita tak bisa berbuat banyak.

sungguh, saudaraku tidakkah kita rindu akan kedamaian, kententraman, kesejahteraan yang pernah ada sebelumnya didalam peradaban islam dibawah panji dan bendera rasulullah A-liwa' dan Ar-rayah,mari kita kenalkan panji dan bendera ummat islam, kita ongsong kembali kerinduan kita akan kehidupan islam dibawah bendera panji ummat islam. takbir...!

Wallaahu 'alam []

 
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
 
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.