Kerinduan Aku, Kamu, Kita Semua Ummat Islam Dibawah Naungan Al-Liwa' dan Ar-Rayah
Kerinduan Aku, Kamu, Kita Semua Ummat Islam Dibawah Naungan Al-Liwa' dan Ar-RayahOleh : Berta Liandri (Ketua Bagian P&K LDK UMMI)

Islam pernah menjadi rahmat semesta alam dengan nyata, kenapa tidak, saat itu islam dijadikan pedoman hidup yang di emban oleh individu yang bertaqwa, masyarakat yang bertaqwa, hingga yang menjadi bukti adalah negara yang mengemban islam sebagai pedoman untuk mengaturya, yaa undang-undang nya adalah al-qur'an dan sunnah.
 
KEBANGKITAN MAHASISWA
KEBANGKITAN MAHASISWAMasa depan mahasiswa adalah masa depan negeri ini. Kelak para pemuda akan menjadi pemimpin di tengah-tengah masyarakat dan memegang kendali kebijakan. Bangkitnya peradaban di masa mendatang sangat bergantung pada kondisi para pemuda hari ini. Kualitas pemuda hari ini menjadi acuan terhadap apa yang bisa mereka lakukan di masa mendatang.
 
SUDUT PANDANG
SUDUT PANDANGFakta atau obyek yang sama akan tampak berbeda jika dilihat dengan sudut pandang yang berbeda. Perbedaan ini bukan terletak pada tinggi dan luasnya ilmu seseorang. Perbedaan ini semata-mata muncul karena memang perbedaan sudut pandang.
 
Mengenal Panji Rasulullah SAW. Al-Liwa dan Ar-Rayah
Mengenal Panji Rasulullah SAW. Al-Liwa dan Ar-RayahAl-Liwâ’ dan ar-Râyah merupakan nama untuk bendera dan panji Rasulullah saw. Secara bahasa, keduanya berkonotasi al-’alam (bendera).1 Namun, secara syar’i, al-liwâ’ (jamak: al-alwiyah) dinamakan pula ar-râyah al-’azhîmah (panji agung)2, dikenal sebagai bendera negara dan simbol kedudukan pemimpin.3 Bendera ini tidak dipegang kecuali oleh pemimpin tertinggi peperangan atau komandan pasukan (amîr al-jaisy), yakni

 
Politik Adu Domba Dari Masa ke Masa
PoliticPolitik adu domba dan pecah-belah adalah cara paling kuno yang digunakan Barat kafir penjajah untuk menancapkan hegemoninya di negeri-negeri Islam.

Politik adu domba, meskipun kuno, terbukti efektif digunakan untuk menaklukan negeri jajahan. Tidak aneh, politik adu domba terus eksis sepanjang periode penjajahan dan bermetamorfosis dalam berbagai variasi dan bentuk. Jika pada zaman penjajahan Belanda dikenal dengan Politik Belah Bambu (Devide at Impera), akhir-akhir ini Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmanto lebih mempopulerkannya dengan istilah ‘Proxy War’.
 
Ldk Ummi ajak warga dan civitas kampus Kajian Fiqih Qurban Bersama
Ldk Ummi ajak warga dan civitas kampus Kajian Fiqih Qurban Bersama

Idul Adha merupakan moment besar bagi Ummat Islam, suara takbir menggema dimana-mana.
setiap Muslim disyariatkan untuk menunaikan sholat sunnah idul adha dan memotong hewan kurban bagi yg mampu. Tentu saja moment ini kita gunakan untuk menjalin sinergi dengan warga dan seluruh civitas kampus, ungkap Kang Budi
selaku ketua pelaksana Qurban Tahun ini

 
LDK UMMI SAMBUT MABA DENGA RASA BANGGA
LDK UMMI SAMBUT MABA DENGA RASA BANGGA

[06/09/2016],Ribuan Masa berbalut Hitam putih memadati ruangan Sabuga ITB Bandung dan Graha Bhayangkara Bandung. Suara Mahasiswa Baru bergemuruh menampakan haus akan cita2 dan mimpi besar mereka.terlihat BEM, HIMA serta ukm bersinergi memyambut Intelektual muda dan Calon para pemimpin Bangsa.

 
Media Dakwah Edisi V- Pendidikan dalam Islam
Knowledge

 
Media Dakwah Edisi IV - Hari Buruh dalam Islam
Knowledge

 
Pesantren Kilat Ramadhan
Pesantren Kilat RamadhanLembaga Dakwah Kampus UMMI unikom mengadakan Acara Pesantren Kilat Ramadhan di hari ke-2 pada hari sabtu, 11 juni 2016 yang bertempat di Masjid Al-Ihsan, STKS, Dago Atas, Bandung, Acara dimulai sekitar pukul 08.00 - Selesai. Acara ini dibagi menjadi 2 Sesi yaitu sesi pertama dimulai pada pukul 08.00-11.30 WIB kemudian dilanjut sesi kedua yang dimulai pada pukul 13.00-Selesai dengan pemateri : Ust. Syukron (Dosen Agama Unikom), Ust. Budi Mulyana (Dosen Agama Hubungan Internasional (HI) Unikom, Ust. Purwa Alam Dirja, S.Kom (Alumni UNIKOM serta Alumni Ketua LDK Ummi Periode 2009-2010) dengan Tema Acara : Pesantren Kilat Ramadhan Mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Sistem Informasi, Acara ini dilaksanakan atas kerjasama. Acara ini diadakan atas kerjasama Dosen Agama Unikom dan Dosen Pembina LDK UMMI UNIKOM.
 
Ramadhan dan Al'Quran
Ramadhan dan Al'QuranBulan Ramadhan adalah bulan Al Qur’an, dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di setiap bulan Ramadlan tadarus Al Qur’an bersama malaikat Jibril ‘alaihissalam. Ibnu Abbas berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau bertambah kedermawanannya di bulan Ramadlan ketika bertemu dengan malaikat Jibril, dan Jibril menemui beliau di setiap malam bulan Ramadlan untuk mudarosah (mempelajari) Al Qur’an” (HR. Al Bukhari).